Desa Wisata Pentingsari berdiri pada tahun 2008. Dulunya Desa Wisata Pentingsari lebih dikenal dengna nama desa Bonorejo. Desa wisata ini terletak di Umbulharjo, Cangkringan, Sleman. Karena terletak dekat dengan Gunung Merapi, udara di desa ini sejuk dan suasanya asri, sehingga penngunung dijamin senang berkunjung ke desa wisata ini. Selain udaranya yang sejuk dan suasanya asri, keistimewahan lainnya adalah terdapat sumber mata air alami, dan juga goa-goa yang konon goa tersebut adalah goa perjuangan pada masa penjajahan.
Di Desa Wisata Pentingsari ini Pengunjung dapat merasakan langsung cara menanam padi, memanen padi, membajak, dan menagkap ikan. Selain itu desa ini juga menawarkan paket berpetualang menjelajah desa dan mengarungi sungai. Disini juga menyediakan paket membatik, belajar gemelan, karawitan, membuat wayang, menari, sepak bola lumpur, belajar egrang dan masih banyak lainnya. Fasilitas yang disediakan desa ini adalah homestay dan camping ground dengan pemandu yang berpengalman.

Obyek wisata yang ada di Objek Wista Desa Pentingsari diantaranya :
Pancuran  Suci Sendangsari : Pancuran ini dipercaya oleh masyarakat dusun Pentingsari dan sekitarnya sebagai tempat bertemunya Dewi Nawang Wulan dan Joko Tarup bisa menyembuhkan berbagai penyakit dan membuat awet muda dengan minum atau cuci muka dengan air ini, lokasi obyek ini sangat dekat dengan nuansa mistis dan  nuansa keindahan   lembah sungai kuning.
Rumah Joglo : Rumah ini merupakan rumah adat di DIY dan Jawa Tengah. Rumah Joglo berada di  poros  Desa Wisata Pentingsari, disamping menampilkan  karakteristik keindahan dan budaya di rumah Joglo ini dapat digunakan sebagai tempat pertemuan, diklat, pentas seni dan budaya
Luweng : Luweng merupakan salah satu bukti betapa luasnya perjuangan Pangeran Diponegoro dalam mengusir penjajah Belanda di Yogyakarta , luweng  pada saat itu digunakan sebagai alat masak warga dusun Pentingsari dalam menyediakan konsumsi bagi tentara Pangeran Diponegoro, disamping sebagai tempat persembunyian bila dalam posisi terdesak.
Batu Dakon : Batu dakon yang ada di Dewi berbeda dengan batu dakon pada umunya yang biasa digunanakan untuk bermain anak-anak ,disamping memiliki nilai mistis batu dakon ini konon  masih ada kaitanya dengan obyek Luweng, batu ini dipercaya sebagai tempat mengatur setrategi perang dan meramal nasip   pada waktu perjuangan mengusir penjajah Belanda.
Wisata Alam : Kondisi lingkungan di Dewi Peri masih sangat alami hembusan udara yang sejuk, rindangnya berbagai jenis tanaman, riuhnya suara ocehan burung di alam bebas, ramahnya penduduk desa bisa  dijumpai  di sepanjang jalan dusun Pentingsari, sementara di sisi yang lain hamparan sawah, berbagai jenis tamanan sayur-sayuran yang sudah dikelola dengan system yang baik oleh penduduk memberi warna keindahan tersendiri Desa Wisata Pentingsari.
Jalur Traking : Kondisi alam di Desa Wisata Pentingsari yang diapait oleh Dua Sungai (Sungai Pawon dan Sungai Kuning ) sangat cocok untuk traking  remaja, anak-anak,dewasa dan orang tua dengan melewati jalur  susur sungai, melewati hamparan sawah, naik turun tebing dengan terowongan yang sangat unik dan indah, melewati ditengah h rindangnya berbagai jenis tanaman kehutanan.
Batu Persembahan : Batu Persembahan dipercaya digunakan sebagai tempat persembahan kepada ular besar yang singgah di Ponteng yang dipercaya sebagai anak dari Baru Klinting yang singgah di Gunung Merapi, bentuk persembahan dipercaya seekor kera yang datang dari Gunung Merapi tiap bulan Suro ( bulan jawa)
Ponteng : Tempat pertemuan sungai Kuning dan Sungai Pawon ( tempuran ) di Ujung Selatan Dusun Pentingsari di percaya ada sebuah goa sebagai tempat singgahnya ular besar anak dari baruklinting.

desa wisata pentingsari
desa wisata pentingsari

Terdapat 73 homestay di desa ini, dulu sebelum ada homestay, pengunjung menginap di rumah warga desa tersebut dan hanya 15 warga yang rumahnya boleh disewakan untuk pengunjung. Itu pun hanya 1 kamar di setiap rumah warga yang dapat disewakan.
Desa wisata ini sudah memperoleh beberapa penghargaan seperti juara Lomba Pekarangan tahun 1970 dan 1981, kemudian Lomba penghijauan tahun 2002. Desa ini juga mendapat penghargaan desa wisata yang telah menerapkan prinsip-prinsip Kode Etik Pariwisata Dunia oleh World Committe on Tourism Ethics (WCTE) pada tahun 2011.
Penghargaan dan prestasi inilah yang membuat Desa Wisata Pentingsari dikenal hingga ke nasional. Sehingga Desa Wisata ini menjadi andalan berlibur. Dari kalangan anak sekolah dan perguruan tinggi dari berbagai kota, hingga wisatawan asing pun pernah berkunjung dan menginap di desa wisata ini.

Penulis: Fahni Nesa Khulqi
Editor: Supra Yoga Pratama
Image : 1001malam

Supra Yoga Pratama

comments

leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Create Account



Log In Your Account