Flu Tulang, Waspadai dan Kenali Bahayanya. Sebelum kita berbicara lebih lanjut sebaiknya kita mewaspadi dan mengenali dulu hal apa yang menyebabkan Flu Tulang. Yang pertama Cikungunya adalah demam yang disebabkan virus chikungunya yang disebarkan oleh gigitan nyamuk dari spesies Aedes aegepty (sebagai vektor). Orang awam sering menyebutnya sebagai demam lima hari (pada anak-anak) atau demam tulang/flu tulang (pada orang dewasa). Berdasarkan gejala penderita mengalami nyeri sendi yang hebat (arthralgia) pada lutut, pergelangan kaki serta persendian tangan dan kaki.
Di Indonesia chikungunya pertama kali dilaporkan di Samarinda, kemudian berjangkit di Martapura,Ternate, Yogyakarta, Aceh, Bogor. Awal tahun 2001 kejadian luar biasa terjadi di Sumatra selatan dan Aceh. Setahun kemudian, demam chikungunya berjangkit lagi di Bekasi (Jawa Barat), diperkirakan sepanjang tahun 2001-2003 jumlah khasus Chikungunya mencapai 3.918 dan tanpa kematian yang diakibatkan penyakit ini (Drs.H Akhsin Z Msi ).

flu tulang
flu tulang

Gejala yang dirasakan pada anak-anak secara mendadak yang menderita penyakit  Flu Tulang  akan mengalami demam tinggi selama lima hari, manifestasi kulit kemerahan, ruam-ruam merah itu muncul setelah 3-5 hari. Mata biasanya merah disertai tanda-tanda seperti flu, kejang demam, disertai rasa sakit pada otot dan sendi dan terjadi pembesaran kelenjar getah bening. Pada orang dewasa gejala dapat ditunjukkan dengan adanya demam mendadak, nyeri pada persendian terutama sendi lutut,pergelangan,jari kaki dan tangan serta tulang belakan yang disertai pula dengan ruam (bintik-bintik merah) pada kulit. Gejala nyeri sendi sangat dominan dan menimbulkan perasaan seperti kelumpuhan sementara, karena rasa sakit bila berjalan, timbul rasa mual,sakit kepala,pegal-pegal dan ngilu pada tubuh dan sakit pada tulang-tulang.
Pengobtan,tidak ada vaksin maupun obat khusus, namun cukup dikompres, minum obat penurun panas dan penghilang rasa sakit, bagi penderita yang terpenting adalah istirahat yang cukup, jangan kurang minum, makan makanan yang bergizi serta antisipasi terhadap kejang demam. Penyakit ini dapat sembuh sendiri dalam waktu tujuh hari, tidak menyebabkan kematian ataupun kelumpuhan. Jadi tetaplah waspada agar kita dan anak-anak kita tidak terjangkit  Flu Tulang.

Penulis : Misfah Fitria Astanti
Editor : Supra Yoga Pratama
Image : kupastuntas

Supra Yoga Pratama

leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Create Account



Log In Your Account