Keripik Salak dan beberapa keripik buah lainnya saat ini menjadi produk yang sangat digemari oleh wisatawan yang berkunjung ke Sleman, selain kripik disini juga sebenarnyasudah ada kopi biji salak yang dijamin membuat anda ketagihan. Keripik ini sendiri memiliki rasa dan bentuk yang serupa dengan buah dasarnya, yaitu salak pondoh. Rasa keripik ini manis, padahal keripik ini dibuat tanpa pemanis tambahan seperti keripik-keripik lainnya. Namun, tidak sembarang salak pondoh yang dapat digunakan untuk membuat keripik ini. Salak pondoh yang digunakan adalah salak pondoh hitam, salak lumut dan salak lokal saja. Daging salak pondoh yang digunakan pun harus yang masih mengkal atau masih muda.

keripik salak
keripik salak

Untuk membuat keripik salak ini pun perlu menggunakan mesin khusus yang disebut dengan vacuum frying. Setelah dipilih salak pondoh yang layak untuk dijadikan keripik salak, kemudian dikupas dan dikeluarkan bijinya, diiris tipis-tipis kemudian digoreng menggunakan mesin khusus tersebut selama kurang lebih satu jam. Setelah digoreng, maka daging salak akan mengering dan berubah menjadi keripik. Dengan menggunakan mesin ini mutu rasa, aroma, dan zat gizi keripik tersebut tidak akan jauh berbeda dengan salak pondoh segarnya, hanya tekstur renyah dan kering yang menambah nikmatnya keripik yang unik ini. Nah mungkin kripik ini bisamenjadi referensi oleh-oleh anda kalau berkunjung kekota Jogja dan Sleman tentunya. Sleman yang terkenal dengan buah salaknya juga dengan desa desa wisata yang menyediakan fasilitas dan keunikannya sendiri-sendiri menjadikan salah satu kabupaten yang maju.
Banyak wisatawan yang datang dari jauh lebih memilih membeli keripik salak ini daripada membeli salak pondohnya. Selain lebih praktis karena tidak perlu memakan banyak tempat di bagasi, keripik ini keawetannya lebih lama dibandingkan membeli salak pondoh. Keawetan keripik salak ini bisa mencapai 10 bulan hingga satu tahun. Untuk mendapatkan keripik yang langka ini, anda dapat mengunjungi Argowisata Turi di desa Kebun Kerto, Turi, Sleman, Yogyakarta. Harga untuk satu bungkus keripik salak ini kurang lebih Rp. 15.000,-

Penulis: Anggita Fitriana
Editor: Supra Yoga Pratama
Foto: Setia Utama Pangan


 

Supra Yoga Pratama

comments

leave a comment

Create Account



Log In Your Account