Mengambil Pelajaran dan hikmah dari musibah memang sesungguhnya dilakukan oleh setiap orang. Musibah dan juga bencana adalah bagian dari takdir Allah Yang Maha Bijaksana. Hal ini seperti yang tercantum dalam firman Allah berikut:

Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS. Al-Hadid [57]: 22-23)

Mengambil Pelajaran dan Hikmah dari Musibah

Musibah dalam hidup akan datang silih berganti yang bisa memberikan pelajaran bagi kita seluruh umat manusia yang hidup di bumi Allah Subhaanahu wata’alaini. Setiap orang bisa Mengambil Pelajaran dan hikmah dari setiap musibah. Di antara pelajaran-pelajaran yang dapat kita ambil dari setiap musibah yang terjadi akan dijelaskan sebagai berikut:

1. Mengambil Pelajaran dan Hikmah dari Musibah pertama Kita tidak boleh putus asa terhadap rahmat Allah Subhaanahu wata’ala. Meskipun terjadi musibah bertubi-tubi, yang mungkin merenggut nyawa orang-orang yang kita cintai, dan juga melenyapkan barang-barang berharga miliki kita, tetapi di sana kita masih memiliki harapan. Harapan untuk tetap tegar dalam mengarungi kehidupan ini dengan lebih baik. Kita selalu memiliki Allah Subhaanahu wata’ala, Rabb sekalian alam, yang tidak akan pernah berhenti dalam memberikan nikmat-nikmat-Nya kepada seluruh umat manusia.

2. Sebaiknya kita tidak merasa bangga atau sombong dengan apa yang telah kita miliki dari harta kekayaan ataupun jabatan di dunia. Bahkan kita juga tidak boleh bangga atau sombong dengan prestasi yang kita raih. Sebab semua hal tersebut datang dari Allah Subhaanahu wata’ala hanya untuk menguji manusia. Ketika kita terkena musibah kita harus Mengambil Pelajaran apakah itu peringatan dari Allah karena kita terlalu sombng hidup di dunia. Allah Subhaanahu wata’ala berfirman :

“Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS. Al-Hadid [57] : 22-23)

Mengambil Pelajaran dan Hikmah dari Musibah
Mengambil Pelajaran dan Hikmah dari Musibah

3. Mengambil Pelajaran dan Hikmah dari Musibah Kita harus Mengambil Pelajaran dengan memahami bahwa musibah yang terjadi di dunia ini sebenarnya menunjukkan bahwa dunia ini fana dan sementara. Apabila kita memperoleh sesuatu barang ataupun jabatan maupun kesenangan, maka cepat atau lambat hal tersebut bisa terlepas dari tangan kita. Kesenangan yang ada di dunia ini datang dan pergi secara silih berganti, maka jangan kita terperdaya dengan semua itu, larut di dalamnya , terbawa hingga kita lupa semua hanya titipan Allah. Jangan pula untuk terlalu terkesima dengan gemerlapan penampilan. Sesungguhnya semua hal tersebut hanyalah tipuan, bukanlah sebuah kesenangan yang sebenarnya. Allah Subhaanahu wata’ala berfirman :

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.“ (QS. Ali Imran [3] : 185)

4. Kita bisa Mengambil Pelajaran dengan memahami bahwa usibah dan kerusakan yang ada di muka bumi ini tidak lain adalah sebab ulah manusia sendiri. Oleh sebab itu, jangan sampai kita sering menyalahkan Allah Subhaanahu wata’ala dan menyalahkan alam ini. Alam akan bersikap ramah terhadap kita ketik kita juga ramah kepadanya. Apabila kita merusak alam ini, maka alampun juga akan marah dan terjadilah bencana.

Hal ini semua terjadi supaya manusia segera kembali kepada ajaran yang benar yakni kembali kepada jalan Allah. Allah Subhaanahu wata’ala berfirman :

“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusi, supay Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).“ (QS. Ar-Rum [30] : 41).

5. Kita dapat Mengambil Pelajaran dari musibah yang terjadi untuk dapat mendorong kita supaya banyak melakukan istighfar. Hal ini merupakan sebuah peringatan agar kita segera memohon ampun atas segala kesalahan dan kekhilafan yang selama ini telah kita lakukan didunia. Istighfar ini bisa sekaligus sebagai tolak bala’ yang dapat menghindarkan diri kita dari musibah berikutnya. Allah Subhaanahu wata’ala berfirman :

Baca Juga: Modifikasi Yamaha Nmax 150 Tahun 2015 Magelang
Baca Juga: Sejarah dan Misteri Candi Ratu Boko
Bacca Juga: Jasa Pembuatan Website Profesional

“Dan Allah sekali-kali tidak akan mengadzab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun”. (QS. Al-Anfal [8] : 33)

Itulah beberapa ulasan tentang bagaimana seharusnya kita Mengambil Pelajaran dan Hikmah dari Musibah yang terjadi didunia ini. Semoga informasi ini bermanfaat.

sumber gambar: kajian.afahrurroji
sumber: kkaswaja

Supra Yoga Pratama

leave a comment

Create Account



Log In Your Account