Museum Affandi yang terletak di tepi sungai Gajah Wong jalan Laksda Adi Sucipto Caturtunggal Sleman Yogyakarta. Di Museum Affandi pengunjung bisa menikmati karya-karya Affandi yang melegenda, alat transportasi yang digunakannya dahulu, rumah tinggal, serta sanggar yang digunakan untuk melatih lukis ataupun tari bag ianak-anak. Pengunjung bisa datang berkunjung dan menikmati karya-karya Affandi pada hari senin hingga sabtu pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB. Tiket yang ditawarkan berfariasi. 10.000 rupiah untuk anak-anak, 20.000 rupiah untuk dewasa, 50.000 rupiah untuk warga negara asing. Bagi pengunjung yang datang membawa kamera dan ingin mengabadikan setiap karya Affandi dengan kamera, pegunjung harus membayar sebesar 20.000 rupiah untuk kamera standar, dan 10.000 rupiah untuk kamera Handphone.
Dalam Museum Affandi dibagi menjadi 4 galeri. Galeri pertama terdapat tempat pembelian tiket, pusat informasi dan merupakan tempat permulaan tur museum. Galeri ini dibuka oleh Affandi sendiri pada tahun1962 dan diresmikan pada tahun 1974. Isi dari ruang Galeri yang pertama tadi adalah lukisan-lukisan karya Affandi dari awal beliau berkarya hingga meninggal. Lukisan yang ditampilkan adalah berupa sketsa. Selain hasil karya Affandi semasa hidup, dipamerkan juga benda-benda milik pribadi dari Affandi yaitu mobil sedan Mitsubishi Gallant tahun 1975, sepeda Reliegh tahun 1975, sandal jepit, kuas, ember, kain, sarung bermotif kotak-kotak, kliping berita koran, dan foto kenangan Affandi, termasuk pipa cangklong kesayangannya. Piagam penghargaan dan koleksi perangko juga tak lupa di pamerkan kepada pengnjung Museum Affandi. Galeri kedua yang diresmikan pada tahun 1988 memamerkan hasil karya lukisan dari para pelukis pemula maupun senior. Ruangan ini terdiri dari 2 lantai, lantai pertama berisi karya lukis yang bersifat abstrak, lantai kedua berisi karya lukis dengan corak realis namun memiliki ketegasan. Galeri ketiga bangunannya yang berbentuk melengkung dengan atap yang bentuknya mirip pelepah daun pisang ini memiliki 3 lantai yang multifungsi. Lantai pertama dipamerkan lukisan dari sanggar Gajah Wong. Lantai kedua merupakan ruang perawatan dan perbaikan museum. Ruang basement atau lantai bawah tanah difungsikan sebagai tempat untuk menyimpan koleksi lukisan.

museum affandi
museum affandi

Tak jauh dari gedung galeri ketiga terdapat menara yang bisa digunakan untuk menikmati pemandangan sungai Gajah Wong, atau pemandangan sekitar Museum Affandi.
Ruang galeri terakhir yaitu Galeri keempat merupakan ruang pameran karya lukisan cucu Affandi yaitu Didit. Atap ruangan yang dihiasi dengan anyaman bamboo membuat ruangan tersebut terlihat unik dan memiliki nilai artistic dan menjadi ini unik dari museum Affandi.

Penulis : Dian Ayu SP
Editor : Supra Yoga Pratama
Foto: Pegi-Pegi

Supra Yoga Pratama

leave a comment

Create Account



Log In Your Account