Museum Dapur Tradisional

Museum Dapur Tradisional desa wisata kembang arum

Museum Dapur Tradisional – Kabupaten Sleman memang memiliki beragam wisata kuliner, wisata budaya, wisata alam dan banyak lagi lainnya. Nah namun dari kesemuanya itu mungkin yang paling menarik wisatawan yaitu wisata kuliner dan alamnya saat ini. Namun berwisata di tempat dimana tersimpan beragam alat yang digunakan untuk menghidangkan beragam menu di atas meja menjadi hal yang unik bukan ?. Dikabuaten Sleman tepatnya di Desa Wisata Kembang Arum Anda dapat menemukan sebuah museum unik, ya museum itu adalah Museum Dapur Tradisional.

Baca Juga : Museum Ullen Sentalu Sleman
Baca Juga : Desa Wisata Turgo Sleman
Baca Juga : Taman Wisata Plawangan Turgo Sleman 

Museum Dapur Tradisional berisi tak kurang dari ratusan alat dapur tradisional. Berawal dari sebuah rasa keprihatinan maraknya makanan instan di beragam daerah, tak terkecuali di salah satu desa wisata unggulan Kabupaten Sleman, Heri Kustriatmo menggagas berdirinya Museum Dapur Tradisional. Gagasan Heri berawal dari semakin hilang dan kurangnya minat masyarakat terhadap masakan asli pedesaan, yang membuat Heri tergugah dan timbul idenya untuk memamerkan masakan asli dan khas seperti tempe bacem, lodeh, dan makanan asli lainnya.
Di museum yang terletak di Desa Wisata Kembangarum, Turi, Sleman, Yogyakarta ini, dipajang skitar 280 alat masak tradisional. Sesuai dengan namanya, museum yang berada di kawasan Donokerto, Turi, Sleman ini tidak menawarkan pemandangan berupa beragam alat memasak modern, namun menawarkan sensasi berbeda seperti parut, tambir dan beragam alat memasak yang terbuat dari kerajinan bambu. Saat memasuki Museum Dapur Tradisional pengunjung akan terbawa suasana dapur tempo dulu. Mulai dari irik, parut, tambir, dan alat dapur lainnya yang sebagian besar terbuat dari bambu. Tentu saja di tempat ini pengunjung tak bisa melihat alat masak modern, seperti kompor gas, blender, mixer serta alat lainnya yang banyak dijumpai di dapur keluarga modern.

museum-dapur-tradisional-desa-kembang-arum

museum-dapur-tradisional-desa-kembang-arum

Tak hanya menawarkan pemandangan berbagai peralatan memasak, Museum Dapur Tradisional juga melayani permintaan pengunjung untuk memasak beragam masakan ndeso seperti menanak nasi, membuat sayur lodeh dan tempe bacem dengan menggunakan tungku tradisional berbahan kayu bakar. Di Museum Dapur Tradisional ini Anda juga akan mengenal alat-alat memasak yang unik dan langka, semprong salah satunya. Semprong merupakan potongan bambu sepanjang sekitar 30 cm yang digunakan untuk membantu menyalakan tungku yang sedang digunakan untuk memasak. Ya, jika api dalam tungku mati, orang desa umumnya akan meniup semprong sehingga nyala api dalam tungku akan kembali menyala seperti semula.
Cara makan tempo dulu juga bisa dilihat di Museum Dapur Tradisional ini. Para peraga akan duduk lesehan beralaskan tikar tanpa meja makan mewah. Mereka pun makan dengan menggunakan tangan. Museum Dapur Tradisional diharapkan bisa membuat generasi muda ingat untuk memasak makananya sendiri
Bagi anda yang sedang berwisata di Jogja silahkan sempatkan mampir ke Museum Dapur Tradisional ini, Selain anda bisa berwsata alam di Desa Wisata Kembang Arum anda juga bisa mengenal beragam alat dapur tradisional. Disalah satu spot unggulan Desa Wisata Kembang Arum ini juga Anda dapat sekaligus mencicipi beragam olahan kuliner yang dimasak di Museum Dapur Tradisional ini. Menarik bukan? Yuk segera dicoba saja!

Penulis & Editor : Supra Yoga Pratama
Image : wisataindonesiaraya

Yuk bagikan