Pagelaran wayang kulit merupakan salah satu budaya peninggalan leluhur yang sangat di gemari masyarakat. Menikmati malamnya Jogja dengan menyaksikan seni budayanya bukanlah pilihan yang salah. Salah satunya adalah menyaksikan pagelaran wayang kulit yang mengisahkan lakon Ramayan yang telah menjadi legenda. Wayang kulit merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang berkembang di pulau Jawa. Pertunjukan wayang dipandu oleh seorang dalang dengan diiringi tembang yang dinyanyikan oleh pesinden. Musik gamelan yang dimainkan oleh sekelompok nayaga menjadi musik pengiring selama pertunjukan berlangsung.
Pagelaran wayang kulit biasanya dilangsungkan selama semalam suntuk. Hal ini tentunya membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup untuk bisa melangsungkan pagelaran. Namun pementasan wayang yang di langsungkan di Museum Sonobudoyo Jalan Trikora / Pangurakan no. 6 Yogyakarta ini hanya memiliki durasi selama 2 jam yaitu mulai dari pukul 20.00 hingga 22.00 WIB. Pagelaran wayang dengan durasi pendek ini merupakan satu-satunya di Indonesia yang masih bertahan. Museum Sonobudoyo melangsungkan pagelaran setiap hari pada malam hari, kecuali pada hari libur. Hari libur biasa, libur nasional, libur keagamaan. Namun pada malam minggu Museum Sonobudoyo tidak melangsungkan pagelaran, tapi pada minggu malam Museum tetap melangsungkan pementasan. Jadi untuk Anda yang ingin menyaksikan pagelaran wayang, harus mengingat jadwal buka dan jadwal libur. Pengumuman mengenai jadwal pementasan, dapat Anda lihat di papan pengumuman yang terpampang di depan Museum Sonobudoyo.

Pagelaran wayang kulit
Pagelaran wayang kulit

Untuk dapat menyaksikan pagelaran wayang kulit lakon Ramayana di Museum Sonobudoyo Anda hanya perlu membeli tiket masuk sebesar 20.000 rupiah per orang. Tak hanya dari wisatawan domestik, wisatawan mancanegara pun juga banyak yang penasaran untuk menyaksikan pagelaran wayang di Museum Sonobudoyo. Bagi Anda warga Jogja dan sekitarnya ataupun Anda yang kebetulan sedang berkunjung di Jogja, gak ada salahnya untuk menyaksikan pagelaran wayang di Museum Sonobudoyo.
Saat ini wayang kulit hampir tidak pernah lagi dimainkan dengan berkembangnya teknologi anak-anak jam sekarang lebih suka bermain gadget mereka masing-masing. Padahal budaya wayang kulit ini merupakan peninggalan yang mesti di wariskan secara turun temurun kepada anak cucu kita nantinya. Oleh karena itu penting sekali kita sebagai orang tua mengenalkan dan mungkin mengajak mereka anak anak kita dan saudara-saudara kita mengenal wayang kulit dan menonton pagelaran wayang kulit.

Penulis : Dian Ayu SP
Editor : Supra Yoga Pratama
Foto :

Supra Yoga Pratama

comments

leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Create Account



Log In Your Account