Wisata Budaya Tari Badui merupakan salah satu tarian rakyat yang menggambarkan adegan peperangan atau serombongan prajurit yang sedang latihan perang. Tari Badui Sleman dipentaskan secara berkelompok yang terdiri atas penari, pemain instrument dan vocal. Tarian ini adalah tarian yang berasal dari Kabupaten Sleman. Awalnya Tari Badui Sleman berasal dari tanah Arab yang dibawa oleh seorang Indonesia yang lama tinggal di Arab. Dikutip dari laman blog “Dunia Kesenian”, dahulu ada orang Indonesia yang lama tinggal di tanah Arab, selama ia disana mengetahui dan belajar banyak tentang kesenian Badui. Sepulangnya ia ke Indonesia, di desanya ia kemudian mengembangkan kesenian Badui dengan tema dan bentuknya yang masih sama dengan asal mulanya yang dilihat di tanah Arab. Ada pula bagian-bagian yang sudah diselaraskan dengan keadaan masyarakat asalnya, terutama syair dan kata-kata yang digunakan.
Wisata Budaya Tari Badui Sleman ditarikan secara berkelompok atau berpasangan dengan formasi berupa barisan atau melingkar. Tarian Badui diiringi dengan instrument yang dimainkan oleh sepuluh orang atau lebih. Dengan masing-masing orang membawa alat-alat musik yang berbeda. Instrument terdiri dari satu buah genderang tabor, tiga buah terbang genjreng (alat musik yang mirip dengan rebana), satu jedor, dan peluit yang digunakan sebagai aba-aba mulainya tarian, pergantian posisi, dan selesainya tarian. Penari terdiri atas kurang lebih tiga puluh orang laki-laki dengan usia antara dua belas tahun hingga tiga puluh tahun. Penari Wisata Budaya Tari Badui Sleman memakai kostum peci turki yang berwarna merah, baju putih dengan lengan panjang, rompi, celana panji, kain stagen dan ikat pinggang, kaos kaki serta sepatu berwarna putih.

Wisata Budaya Tari Badui
Wisata Budaya Tari Badui

Penari Tarian Badui Sleman membawa godo, yaitu senjata yang terbuat dari kayu. Salah seorang yang bertugas sebagai vokal membawakan syair-syair dari Kitab Kotijah Badui yang berisi tentang budi pekerti dan kepahlawanan. Syair disampaikan dalam bentuk lagu dan disampaikan secara bergantian antara penari dengan vokalis. Tari Badui Sleman biasanya disampaikan pada malam hari. Namun tak jarang juga dipentaskan pada siang hari dengan durasi tampil empat setengah jam. Adakalanya Tari Badui Sleman disisipi dengan pertunjukan silat.

Penulis : Dian Ayu SP
Editor : Supra Yoga Pratama
Image : Ebud10

 

Supra Yoga Pratama

comments

leave a comment

Create Account



Log In Your Account